BAWASLU: Ketika berbicara tentang pemilu, sebagian masyarakat mungkin langsung mengingat hari pencoblosan. Padahal, proses pemilu berlangsung melalui berbagai tahapan yang saling berkaitan.
Mulai dari pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, hingga rekapitulasi. Setiap tahapan memiliki aturan dan mekanisme yang harus dipatuhi.
Karena itu, pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan pada hari pemungutan suara.
Bawaslu Kabupaten Ketapang memiliki tugas melakukan pengawasan pada setiap tahapan sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan.
Mengapa Setiap Tahapan Penting?
Kesalahan atau pelanggaran pada satu tahapan dapat memengaruhi tahapan berikutnya. Misalnya, persoalan data pemilih dapat berkaitan dengan hak seseorang untuk menggunakan hak pilih. Demikian pula pelaksanaan kampanye harus mengikuti ketentuan agar pemilih memperoleh informasi secara tertib.
Karena itu, pengawasan dilakukan sejak proses berlangsung, bukan hanya ketika masalah sudah terjadi.
Masyarakat Juga Dapat Mengawasi
Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh jajaran Bawaslu. Masyarakat juga dapat berperan dengan mengikuti informasi resmi, memahami tahapan pemilu, serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri. Informasi yang diketahui dapat disampaikan kepada Bawaslu agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Dengan memahami tahapan pemilu, masyarakat akan lebih mudah memahami apa yang sedang berlangsung dan apa yang perlu diperhatikan.
“Pemilu bukan hanya satu hari. Karena itu, menjaga pemilu juga bukan hanya pekerjaan satu hari”.
Penulis: Dede Hadhori
Editor : Medya Fahrurrazi